From the monthly archives: October 2010
Kamu itu patung.
Setiap hari aku mendatangimu, bercerita padamu, karena aku kesepian, karena aku tak punya telinga lain yang mau mendengar. Jadi aku jatuh padamu, pada patung yang setia.
Karena, jika kau kupu-kupu seperti aku, kau tidak akan membatu di situ hanya mendengar ceritaku. Karena kita akan terbang bersama, bertualang, membuat cerita.
Kamu itu [...]
“Aku mau pacaran sama kamu, tapi kamu masih perawan,” lelaki itu berkata demikian ketika mereka tengah berduaan di kamar kos si perempuan.
“Terus? Memangnya kenapa?”
“Ya, karena kamu perawan. Kamu belum diapa-apain. Kalau aku apa-apain kamu, nanti kamu ga perawan lagi, dong.”
“Ya, terus?”
“Terus nanti kalau kamu nikah, calon suami kamu [...]
Blogroll
Archives
- November 2012
- October 2012
- September 2012
- August 2012
- July 2012
- June 2012
- May 2012
- April 2012
- March 2012
- February 2012
- January 2012
- December 2011
- November 2011
- October 2011
- September 2011
- August 2011
- July 2011
- June 2011
- May 2011
- April 2011
- March 2011
- February 2011
- January 2011
- December 2010
- November 2010
- October 2010
- September 2010
- August 2010
- July 2010
- June 2010
- May 2010
- April 2010
- March 2010
Kategori
- baca puisi (3)
- benang takdir (2)
- Cerpen (41)
- dongeng (7)
- News (1)
- novel (1)
- Puisi (75)
- surat (2)
- Terjemahan (1)
- Uncategorized (4)








