kau berdiri goyah di seberang jembatan, dengan senyum yang tak sampai matamu. kakimu tertanam di lumpur dan kedua tanganmu membentang hendak memeluk. tetapi senja telah lebih dulu pergi dan matahari yang jingganya ingin kaureguk itu tak bersetia padamu.
dingin malamkah yang kaukirimkan padaku? karena sepotong senja itu gagal kaugunting dan tukang pos sudah tak mau [...]
Aku bisu.
Jadi aku tak bisa berkata tidak saja saat kakakku melukai kakiku yang sehat dengan batu. Aku mengaduh, tetapi tak cukup untuk menghentikan perbuatan kakakku. Dia menghantamkan batu itu hingga terdengar bunyi krak tulang keringku yang retak. Pipinya basah oleh air mata, dan mulutnya terus berceracau: maaf… maaf… maaf… ini demi kita berdua. Kakimu [...]
Selarik cahaya tipis muncul dari mulut gua. Matahari mulai naik. Di luar, sepertinya salju sudah mulai mencair. Hawa dingin menyusup dari sela-sela stalaktit, menyelinap ke bulu-bulu putih yang membalut seluruh tubuh serigala itu. Telinganya mati rasa, tetapi berkedut-kedut ketika mendengar jerit elang yang telah lebih dulu mencari mangsa. Binatang itu menukik membentuk siluet, seperti petir [...]
Membayang-bayangkan tentang bagaimana aku mati adalah hal yang paling membahagiakan dalam hidupku. Aku tidak peduli dengan asal-usulku dan bagaimana aku lahir, dari rahim siapa, karena itu sudah tidak penting lagi. Karena toh aku sudah ada di sini, dan aku tak bisa protes lagi kepada siapa pun yang menjadikan aku ada. Sementara kematian [...]
resah begitu sulit kaupeluk jika kau dijebak nyaman. padahal ia melayang serupa awan menyelubungi tubuhmu. menunggu. siap menyerang.
resah sudah mengetak-ngetukkan jarinya ke setiap bidang padat. kau dapat mendengarnya dari dalam telingamu. kau mengabaikannya.
resah datang padamu seperti hantu yang bersembunyi di balik gorden setiap pagi kau membukanya. menyalakan cahaya dari luar rumah dan merampas [...]
bu,
sayapmu luka.
aku memperhatikanmu terus terbang sementara sayap tipis transparanmu terus mengepak hingga ke atap langit.
langit tak beratap, ibu. dan aku ingin memelukmu.
sejak disentuh awan, kau terbelah antara langit dan bumi.
hatimu masih ingin mendekapku, sementara ragamu disekap ruang gelap yang tidak kukenali.
aku rindu.
bolehkah aku marah jika rentang [...]
hatimu yang membatu itu,
teguh berdiri di atas gunung.
suatu hari
tuhan iseng menggelindingkannya ke lembah
dan jatuh di tengah-tengah sungai.
hatimu yang membatu karang
dilukai air.
menyusut sebiji zaitun.
tetap membatu.
:nr 1. Dia Senang Duduk Berlama-lama di Bawah Pohon Trembesi
Di bukit belakang rumahnya, berdiri pohon trembesi. Ia terletak di tikungan jalan setapak tak jauh dari kuburan orang jahat di puncak bukit. Dia tidak pernah tahu cerita pastinya, tetapi di puncak bukit itu ada batu-batu yang dibentuk menyerupai Stonehenge dan di tengah-tengahnya terdapat pagar besi [...]
sumpah serapah menggumpal di tenggorokan. kering. ramai memaki-maki sendiri. kedua tanganmu membungkamnya. kata-katamu menguncinya.
sumpah serapah jadi sampah membusuk dalam dada.
dari lidahmu huruf-huruf mengular siap menyulutkan api. lidahku menyambutnya, membelit. hangus bersama.
kita dibakar benci.
(semestinya kita masih sempat berbahagia)
maka aku tunggang langgang melarikan diri. memasang tulak di setiap pintu. kau [...]
“Aku punya pacar,” pamerku pada lelaki yang tengah duduk di meja dapurku, berkonsentrasi pada laptopnya. Aku membalik panekuk di atas wajan, kemudian melemparkannya ke piring. Menuangkan kembali adonannya di atas wajan panas, membaliknya lagi.
Lelaki itu tidak berkomentar. Jadi aku mengatakannya lagi. “Aku punya pacar,” ujarku, melemparkan kembali lempengan panekuk di atas panekuk hangat lain [...]
Blogroll
Archives
- November 2012
- October 2012
- September 2012
- August 2012
- July 2012
- June 2012
- May 2012
- April 2012
- March 2012
- February 2012
- January 2012
- December 2011
- November 2011
- October 2011
- September 2011
- August 2011
- July 2011
- June 2011
- May 2011
- April 2011
- March 2011
- February 2011
- January 2011
- December 2010
- November 2010
- October 2010
- September 2010
- August 2010
- July 2010
- June 2010
- May 2010
- April 2010
- March 2010
Kategori
- baca puisi (3)
- benang takdir (2)
- Cerpen (41)
- dongeng (7)
- News (1)
- novel (1)
- Puisi (75)
- surat (2)
- Terjemahan (1)
- Uncategorized (4)








